Perubahan kurikulum ternyata tak luput
dari perhatian psikolog anak Seto Mulyadi. Dikatakannya perubahan yang
terjadi dalam waktu singkat akan mendatangkan kebingungan baik bagi guru
dan siswa.
“Perubahan kurikulum ini harus dikaji kembali.
Jangan memaksa untuk kejar target tahun depan, dampaknya siswa dan guru
akan bingung. Kurikulum yang saat ini saja belum tuntas tiba-tiba ada
yang baru,” katanya dalam menghadiri Puncak Milad Setengah Abad Fakultas
Tarbiyah Unisba di Aula Unisba Jalan Tamansari, Jumat (21/12).Ia
menganjurkan agar perubahannya dilakukan bertahap. Apalagi jumlah
matapelajaran yang dibebankan di Indonesia lebih banyak sekitar 12
matapelajaran.“Berbeda dengan di negara-negara maju seperti di Jerman,
di sana siswa setingkat SD hanya belajar 5 matapelajaran saja. Nggak
usah terlalu banyak tapi bisa diterima secara menyenangkan dan mampu
menjawab tantangan pendidikan. Estetikanya, keindahan perilaku anak,
keindahan berbicara anak bisa terwujud,” ujarnya.
Yang paling penting, kata Seto perubahan kurikulum yang direncanakan
pemerintah tersebut adalah mempersiapkan tenaga gurunya. Dia
mengungkapkan perlu ada pelatihan khusus yang diperuntukkan bagi guru,
konsekuensinya harus ada dana khusus yang dialokasikan untuk kegiatan
tersebut.
“Pemerintah harus tegas, berdasarkan standar kompetensi lulusan untuk pelajaran matematika, kelas 1 SD baru bisa menghitung sampai 20. Jadi berhitung itu baru dimulai saat di SD.Kalau ada sekolah yang tetap melakukan tes saat penerimaan siswa baru pemerintah harus tegas memberikan sanksi,. Jadi lakukan dari awal dulu kebijakannya,” tandasnya.
Sementara itu Dekan Fakultas Tarbiyah Unisba H. Dedih Surana mengatakan berbagai sektor kehidupan seperti ekonomi,politik dan pendidikan mengalami kemajuan namun sayangnya disaat yang sama Indonesia mengalami krisis karakter bangsa, dekadensi moral dan akhlak.
“Perkelahian remaja, perilaku menyimpang sudah sangat marak. Main hakim sendiri dan hidup tidak mengindahkan aturan. Di kalangan terpelajar dan pejabat juga sering terjadi tawuran, plagiarisme, korupsi dll, kejujuran dan keteladanan jadi barang langka,” jelasnya.
“Pemerintah harus tegas, berdasarkan standar kompetensi lulusan untuk pelajaran matematika, kelas 1 SD baru bisa menghitung sampai 20. Jadi berhitung itu baru dimulai saat di SD.Kalau ada sekolah yang tetap melakukan tes saat penerimaan siswa baru pemerintah harus tegas memberikan sanksi,. Jadi lakukan dari awal dulu kebijakannya,” tandasnya.
Sementara itu Dekan Fakultas Tarbiyah Unisba H. Dedih Surana mengatakan berbagai sektor kehidupan seperti ekonomi,politik dan pendidikan mengalami kemajuan namun sayangnya disaat yang sama Indonesia mengalami krisis karakter bangsa, dekadensi moral dan akhlak.
“Perkelahian remaja, perilaku menyimpang sudah sangat marak. Main hakim sendiri dan hidup tidak mengindahkan aturan. Di kalangan terpelajar dan pejabat juga sering terjadi tawuran, plagiarisme, korupsi dll, kejujuran dan keteladanan jadi barang langka,” jelasnya.
Perubahan Kurikulum Bikin Bingung
Pengembangan Kurikulum 2013 dilakukan dalam empat tahap. Pertama,
penyusunan kurikulum di lingkungan internal Kemdikbud dengan melibatkan
sejumlah pakar dari berbagai disiplin ilmu dan praktisi pendidikan.
Kedua, pemaparan desain Kurikulum 2013 di depan Wakil Presiden selaku
Ketua Komite Pendidikan yang telah dilaksanakan pada 13 November 2012
serta di depan Komisi X DPR RI pada 22 November 2012. Ketiga,
pelaksanaan uji publik guna mendapatkan tanggapan dari berbagai elemen
masyarakat. Salah satu cara yang ditempuh selain melalui saluran daring
(on-line) pada laman http://kurikulum2013.kemdikbud.go.id , juga melalui media massa cetak. Tahap keempat, dilakukan penyempurnaan untuk selanjutnya ditetapkan menjadi Kurikulum 2013.
Inti dari Kurikulum 2013, adalah ada pada upaya penyederhanaan, dan tematik-integratif. Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karena itu kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan.
Titik beratnya, bertujuan untuk mendorong peserta didik atau siswa, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Adapun obyek yang menjadi pembelajaran dalam penataan dan penyempurnaan kurikulum 2013 menekankan pada fenomena alam, sosial, seni, dan budaya.
Melalui pendekatan itu diharapkan siswa kita memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif, sehingga nantinya mereka bisa sukses dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan di zamannya, memasuki masa depan yang lebih baik.
Pelaksanaan penyusunan kurikulum 2013 adalah bagian dari melanjutkan pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah dirintis pada tahun 2004 dengan mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu, sebagaimana amanat UU 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada penjelasan pasal 35, di mana kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati. Paparan ini merupakan bagian dari uji publik Kurikulum 2013, yang diharapkan dapat menjaring pendapat dan masukan dari masyarakat.
Menambah Jam Pelajaran
Strategi pengembangan pendidikan dapat dilakukan pada upaya meningkatkan capaian pendidikan melalui pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi; efektivitas pembelajaran melalui kurikulum, dan peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru; serta lama tinggal di sekolah dalam arti penambahan jam pelajaran.


Skema 1. menyajikan tentang Strategi Peningkatan Efektivitas Pembelajaran. Sedang gambar 1. menggambarkan tentang strategi meningkatkan capaian pendidikan, yang digambarkan melalui sumbu x (efektivitas pembelajaran melalui kurikulum, dan peningkatan kompetensi dan prefesionalitas guru), y (pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi) dan z (lama tinggal di sekolah dalam arti penambahan jam pelajaran).
Rasionalitas penambahan jam pelajaran dapat dijelaskan bahwa perubahan proses pembelajaran (dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu) dan proses penilaian (dari berbasis output menjadi berbasis proses dan output) memerlukan penambahan jam pelajaran. Di banyak negara, seperti AS dan Korea Selatan, akhirakhir ini ada kecenderungan dilakukan menambah jam pelajaran. Diketahui juga bahwa perbandingan dengan negara-negara lain menunjukkan jam pelajaran di Indonesia relatif lebih singkat. Bagaimana dengan pembelajaran di Finlandia yang relatif singkat. Jawabnya, di negara yang tingkat pendidikannya berada di peringkat satu dunia, singkatnya pembelajaran didukung dengan pembelajaran tutorial yang baik.
Penyusunan kurikulum 2013 yang menitikberatkan pada penyederhanaan, tematik-integratif mengacu pada kurikulum 2006 di mana ada beberapa permasalahan di antaranya; (i) konten kurikulum yang masih terlalu padat, ini ditunjukkan dengan banyaknya mata pelajaran dan banyak materi yang keluasan dan tingkat kesukarannya melampaui tingkat perkembangan usia anak; (ii) belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional; (iii) kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan; beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum; (iv) belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global; (v) standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru; (vi) standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala; dan (vii) dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.


Skema 2 menggambarkan tentang kesenjangan kurikulum yang ada pada konsep kurikulum saat ini dengan konsep ideal. Kurikulum 2013 mengarah ke konsep ideal. Sedang skema 3 menjelaskan alasan terhadap pengembangan kurikulum 2013
Inti dari Kurikulum 2013, adalah ada pada upaya penyederhanaan, dan tematik-integratif. Kurikulum 2013 disiapkan untuk mencetak generasi yang siap di dalam menghadapi masa depan. Karena itu kurikulum disusun untuk mengantisipasi perkembangan masa depan.
Titik beratnya, bertujuan untuk mendorong peserta didik atau siswa, mampu lebih baik dalam melakukan observasi, bertanya, bernalar, dan mengkomunikasikan (mempresentasikan), apa yang mereka peroleh atau mereka ketahui setelah menerima materi pembelajaran. Adapun obyek yang menjadi pembelajaran dalam penataan dan penyempurnaan kurikulum 2013 menekankan pada fenomena alam, sosial, seni, dan budaya.
Melalui pendekatan itu diharapkan siswa kita memiliki kompetensi sikap, ketrampilan, dan pengetahuan jauh lebih baik. Mereka akan lebih kreatif, inovatif, dan lebih produktif, sehingga nantinya mereka bisa sukses dalam menghadapi berbagai persoalan dan tantangan di zamannya, memasuki masa depan yang lebih baik.
Pelaksanaan penyusunan kurikulum 2013 adalah bagian dari melanjutkan pengembangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang telah dirintis pada tahun 2004 dengan mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terpadu, sebagaimana amanat UU 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada penjelasan pasal 35, di mana kompetensi lulusan merupakan kualifikasi kemampuan lulusan yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai dengan standar nasional yang telah disepakati. Paparan ini merupakan bagian dari uji publik Kurikulum 2013, yang diharapkan dapat menjaring pendapat dan masukan dari masyarakat.
Menambah Jam Pelajaran
Strategi pengembangan pendidikan dapat dilakukan pada upaya meningkatkan capaian pendidikan melalui pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi; efektivitas pembelajaran melalui kurikulum, dan peningkatan kompetensi dan profesionalitas guru; serta lama tinggal di sekolah dalam arti penambahan jam pelajaran.
Skema 1. menyajikan tentang Strategi Peningkatan Efektivitas Pembelajaran. Sedang gambar 1. menggambarkan tentang strategi meningkatkan capaian pendidikan, yang digambarkan melalui sumbu x (efektivitas pembelajaran melalui kurikulum, dan peningkatan kompetensi dan prefesionalitas guru), y (pembelajaran siswa aktif berbasis kompetensi) dan z (lama tinggal di sekolah dalam arti penambahan jam pelajaran).
Rasionalitas penambahan jam pelajaran dapat dijelaskan bahwa perubahan proses pembelajaran (dari siswa diberi tahu menjadi siswa mencari tahu) dan proses penilaian (dari berbasis output menjadi berbasis proses dan output) memerlukan penambahan jam pelajaran. Di banyak negara, seperti AS dan Korea Selatan, akhirakhir ini ada kecenderungan dilakukan menambah jam pelajaran. Diketahui juga bahwa perbandingan dengan negara-negara lain menunjukkan jam pelajaran di Indonesia relatif lebih singkat. Bagaimana dengan pembelajaran di Finlandia yang relatif singkat. Jawabnya, di negara yang tingkat pendidikannya berada di peringkat satu dunia, singkatnya pembelajaran didukung dengan pembelajaran tutorial yang baik.
Penyusunan kurikulum 2013 yang menitikberatkan pada penyederhanaan, tematik-integratif mengacu pada kurikulum 2006 di mana ada beberapa permasalahan di antaranya; (i) konten kurikulum yang masih terlalu padat, ini ditunjukkan dengan banyaknya mata pelajaran dan banyak materi yang keluasan dan tingkat kesukarannya melampaui tingkat perkembangan usia anak; (ii) belum sepenuhnya berbasis kompetensi sesuai dengan tuntutan fungsi dan tujuan pendidikan nasional; (iii) kompetensi belum menggambarkan secara holistik domain sikap, keterampilan, dan pengetahuan; beberapa kompetensi yang dibutuhkan sesuai dengan perkembangan kebutuhan (misalnya pendidikan karakter, metodologi pembelajaran aktif, keseimbangan soft skills dan hard skills, kewirausahaan) belum terakomodasi di dalam kurikulum; (iv) belum peka dan tanggap terhadap perubahan sosial yang terjadi pada tingkat lokal, nasional, maupun global; (v) standar proses pembelajaran belum menggambarkan urutan pembelajaran yang rinci sehingga membuka peluang penafsiran yang beraneka ragam dan berujung pada pembelajaran yang berpusat pada guru; (vi) standar penilaian belum mengarahkan pada penilaian berbasis kompetensi (proses dan hasil) dan belum secara tegas menuntut adanya remediasi secara berkala; dan (vii) dengan KTSP memerlukan dokumen kurikulum yang lebih rinci agar tidak menimbulkan multi tafsir.
Skema 2 menggambarkan tentang kesenjangan kurikulum yang ada pada konsep kurikulum saat ini dengan konsep ideal. Kurikulum 2013 mengarah ke konsep ideal. Sedang skema 3 menjelaskan alasan terhadap pengembangan kurikulum 2013
Uji Publik Kurikulum 2013: Penyederhanaan, Tematik-Integratif
Dewan Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta menilai bahwa draf kurikulum
2013 memiliki banyak kelemahan. Ketua Dewan Pendidikan Daerah Istimewa
Yogyakarta (DIY) Wuryadi mencatat sejumlah kelemahan dari isi kurikulum
yang rencananya akan mulai diimplementasikan pada tahun ajaran mendatang
itu.Kelemahan pertama, kurikulum 2013 bertentangan dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional karena penekanan pengembangan kurikulum hanya didasarkan pada orientasi pragmatis. Selain itu, kurikulum 2013 tidak didasarkan pada evaluasi dari pelaksanaan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 sehingga dalam pelaksanaannya bisa membingungkan guru dan pemangku pendidikan.
Kelemahan lainnya, lanjut Wuryadi, pemerintah seolah melihat semua guru dan siswa memiliki kapasitas yang sama dalam kurikulum 2013. Guru juga tidak pernah dilibatkan langsung dalam proses pengembangan kurikulum 2013.
Wuryadi juga menilai tak adanya keseimbangan antara orientasi proses pembelajaran dan hasil dalam kurikulum 2013. Keseimbangan sulit dicapai karena kebijakan ujian nasional (UN) masih diberlakukan.
"UN hanya mendorong orientasi pendidikan pada hasil dan sama sekali tidak memperhatikan proses pembelajaran. Hal ini berdampak pada dikesampingkannya mata pelajaran yang tidak diujikan dalam UN. Padahal, mata pelajaran non-UN juga memberikan kontribusi besar untuk mewujudkan tujuan pendidikan," tambahnya.
Kelemahan penting lainnya,
pengintegrasian mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu
Pengetahuan Sosial (IPS) dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia untuk
jenjang pendidikan dasar. Dewan Pendidikan DIY menilai langkah ini tidak
tepat karena rumpun ilmu mata pelajaran-mata pelajaran itu berbeda.Karena melihat kelemahan-kelemahan ini, Dewan Pendidikan DIY meminta pemerintah melakukan desain ulang kurikulum 2013.
"Desain ulang terhadap kurikulum 2013 ini perlu dilakukan dengan turut melibatkan guru karena guru menjadi unsur penting dalam kurikulum baru itu," kata Wakil Ketua I Dewan Pendidikan DIY Heri Dendi.
Selain itu, Dewan Pendidikan juga akan mengirimkan hasil kajian tersebut kepada pihak-pihak terkait, seperti Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, DPR RI, serta Presiden dan Wakil Presiden RI.
source:
Senin, 24 Desember 2012 | 21:18 WIB
Kurikulum 2013: Panja Kurikulum Masih Tak Tahu Apa-apa
This program has been successfully operating since 2002.
It involves visits of several weeks duration to Australia by groups of
young Indonesian Muslim community leaders (such as writers, bureaucrats,
academics, workers in non-governmental organisations and religious
bodies), and visits to Indonesia by their Australian counterparts. The
aim is to develop greater understanding and recognition of religion and
its role in each society. The focus is on building a greater
understanding for Australians of the nature of mainstream Islam in
Indonesia and, for Indonesians, a greater awareness of Australia's
multicultural society.
Dari Web Paramadina (http://paramadina.ac.id/ index.php?option=com_content&vi ew=article&id=1022%3Apertukara n-tokoh-muda-muslim-australia- dan-indonesia&catid=46%3Aberit a&lang=en)
Pertukaran tokoh muda Muslim Australia dan Indonesia
Universitas Paramadina dan Kedubes Australia kembali mengadakan MEP
(Muslim Exchange Program). Program pertukaran pemimpin Muslim di kedua
negara tersebut sudah diselenggarakan sejak tahun 2001 yang melibatkan
Australia Indonesia Institute (AII) Melbourne, dan Kedutaan Australia di
Jakarta. Pada tahun 2004, Universitas Paramadina terlibat sebagai mitra
kerjasama program ini. Para peminat dipersilakan mengunduh formulir dan
membaca informasi lebih lengkap mengenai hal ini di situs Universitas
Paramadina di http://www.paramadina.ac.id/ .
“Program ini penting untuk tokoh muslim di Australia dan Indonesia,
karena mereka dapat saling belajar tentang peran muslim di masyarakatnya
masing-masing,” kata Anies Baswedan, Ph.D, rektor Universitas
Paramadina. Setiap tahun, pihak Kedubes Australia mengirimkan beberapa
tokoh muslim muda Australia berkunjung ke Indonesia; dan sebaliknya
Universitas Paramadina menyeleksi dan mengirimkan beberapa tokoh muda
muslim mengunjungi Australia. Pada tahun lalu, lima orang pemimpin muda
muslim Australia berkunjung ke Indonesia selama dua minggu. Mereka
bertemu tokoh pemerintahan dan agama, juga tinggal di pesantren. “I just
realize how easy it is to become a good muslim. You can become a good
muslim and at the same time enjoy life. I learned it in Indonesia,”
kata seorang tokoh muda muslim Australia yang sehari-hari menjadi
pengurus organisasi kepemudaan itu.
Program yang dimulai tahun
2002 ini ditujukan untuk mengatasi kekeliruan pandangan mengenai peran
agama di Australia dan Indonesia. Pertukaran ini memberikan kesempatan
kepada pemimpin muda untuk mengunjungi negara lain untuk bertemu dengan
pemuka agama Islam dan agama lainnya dari berbagai etnis dan kelompok
masyarakat.
Tujuan pertukaran ini adalah untuk membangun hubungan antara masyarakat muslim di Australia dan Indonesia serta mempromosikan pengertian yang lebih luas mengenai Islam di Australia dan Indonesia. MEP didanai oleh the Australia Indonesia Institute (AII) yang didirikan tahun 1989 oleh Pemerintah Australia untuk mempromosikan pengertian antara masyarakat Australia dan Indonesia. Dalam pelaksanaannya program ini dikelola oleh University of Melbourne dan The Australian National University. Di Indonesia, proses pendaftaran, seleksi, wawancara, dan penerimaan dilakukan oleh Universitas Paramadina. Untuk MEP 2013, pendaftaran dimulai 15 Desember 2012 dan ditutup pada 7 Januari 2013. Program ini cukup kompetitif karena rata-rata hanya meloloskan 10% dari jumlah pelamar. Tahun lalu peminatnya mencapai 100 orang lebih dari seluruh Indonesia, tetapi yang lolos 10 orang saja. Para tokoh muda muslim Indonesia dari kalangan pesantren dan lembaga pendidikan lainnya disarankan untuk ikut serta, karena program ini dapat membuka wawasan tentang kehidupan muslim di Australia yang sangat menarik.
Muslim Exchange Program
Features and specifications
A complete Ubuntu desktop for docked Android phones
Ubuntu for Android provides a full desktop experience, including office software, web browsing, email and media applications, on Android phones docked to a screen and keyboard. Thanks to tight integration with the Android service layer, the transition between the two environments is seamless, making it easy to access the phone's services from the desktop when docked.Secure full-featured web
Sit back and enjoy a full desktop browser for multi-tab,
multi-window web productivity. Ubuntu supports both Chromium and
Firefox, the world's fastest browsers, and is naturally resistant to web
malware, which is why enterprises and governments are adopting Ubuntu
on desktops.
Surf on the move with the Android browser, then dock to continue
your session on the desktop. You get the same web pages, the same
bookmarks and the same browsing history, with all the real-estate of a
desktop. Using web applications with a full keyboard and mouse is so
much better than a tablet when you're at a desk, even in a hotel.
Unified contacts
Both Ubuntu and Android access the same mobile address book. So even when the phone is docked, you can view, edit, call, text or email a contact. You can even check their profiles on Facebook or Twitter.Calendar coordination
As with your contacts, your Android calendar data is shared with Ubuntu. This enables synchronisation with any desktop or web-based calendar application, like Google Calendar.Messaging and calls
Read and reply to incoming SMS messages from the desktop, using Ubuntu's message indicator. You can also make and receive calls via the desktop - and you'll be alerted to voicemails so you can manage them while you work.Simple integrated settings
Alarm clock settings on the phone can be synchronised to alert you when working in the Ubuntu environment. You'll have one place to enter wifi passwords and one place to pair your bluetooth headset, then everything just works.Photos
Manage and view photos stored on your smartphone using the Ubuntu Gallery application. Then edit them on the Ubuntu desktop and save them back to the phone. Create, edit and consume, all on one device.Social networking services
All your Android social network account credentials are synchronised seamlessly, using the Ubuntu social networking client to provide easy access to your online communities.A complete Ubuntu desktop for docked Android phones
ABOUT AUTHOR
Recent Posts
Trending
Categories
- ABC
- ajaib
- akik
- aktual
- aljazeera
- android
- Angrybirds
- antenna
- Apes
- artist
- AusAID
- australia
- Banjir
- Bank
- Batu
- bbm
- berita
- bir
- bisnis
- blokir
- Bola
- bridge
- budaya
- cnn
- computer
- Digital
- download
- edukatif
- Film
- font
- foto
- game
- hacking
- haji
- handphone
- health
- hiburan
- hidup
- hot
- humor
- ibu
- Indonesia
- inspirasi
- inspiratif
- internet
- iPad
- jakarta
- jalanan
- Jokowi
- Jujur
- kartini
- Kemdikbud
- Kereta Api
- kesehatan
- kliping
- Komputer
- Konferensi
- Korupsi
- kreatif
- kriminal
- Kuliner
- Kurikulum
- Kurikulum 2013
- lalu lintas
- lawas
- like
- lucu
- matematika
- media
- Memori
- menteri
- minimarket
- mobil
- motogp
- movie
- mts
- Mudik
- Musik
- Narkoba
- narsis
- nasib
- neraka
- news
- Olah raga
- otomotif
- Pahlawan
- pedati
- pemerintah
- pemuda
- pendidikan
- pesantren
- pesawat
- photo
- picture
- pilkada
- Polantas
- polisi
- pondok
- Presiden
- PSSI
- pulsa
- roaming
- rumah
- sawah
- SBMPTN
- sego kucing
- sejarah
- selular
- seni
- Sepak Bola
- setan
- Sholat
- simbol
- slip
- SMA
- smart
- sms
- snmptn 2013
- Solo
- spam
- streaming
- Subsidi
- surakarta
- surga
- Teknologi
- teroris
- TIK
- tilang
- time
- tip trik
- Tokoh
- tradisional
- Transportasi
- Trending Topic
- tutorial
- TV
- ubuntu
- UN
- video
- virus
- wajan
- Walikota
- wawancara
- windows 8
- wisata
- word
- youtube
Advertisement
Diberdayakan oleh Blogger.
Labels
ABC
ajaib
akik
aktual
aljazeera
android
Angrybirds
antenna
Apes
artist
AusAID
australia
Banjir
Bank
Batu
bbm
berita
bir
bisnis
blokir
Bola
bridge
budaya
cnn
computer
Digital
download
edukatif
facebook
Film
font
foto
game
google
hacking
haji
handphone
health
hiburan
hidup
hot
humor
ibu
Indonesia
inspirasi
inspiratif
internet
iPad
jakarta
jalanan
Jokowi
Jujur
kartini
Kemdikbud
Kereta Api
kesehatan
kliping
Komputer
Konferensi
Korupsi
kreatif
kriminal
Kuliner
Kurikulum
Kurikulum 2013
lalu lintas
lawas
like
lucu
matematika
media
Memori
menteri
minimarket
mobil
motogp
movie
mts
Mudik
Musik
Narkoba
narsis
nasib
neraka
news
Olah raga
otomotif
Pahlawan
pdf
pedati
pemerintah
pemuda
pendidikan
pesantren
pesawat
photo
picture
pilkada
Polantas
polisi
pondok
Presiden
PSSI
pulsa
roaming
rumah
sawah
SBMPTN
sego kucing
sejarah
selular
seni
Sepak Bola
setan
Sholat
simbol
slip
SMA
smart
sms
snmptn 2013
Solo
spam
streaming
Subsidi
surakarta
surga
Teknologi
teroris
TIK
tilang
time
tip trik
Tokoh
tradisional
Transportasi
Trending Topic
tutorial
TV
ubuntu
UN
video
virus
wajan
Walikota
wawancara
windows 8
wisata
word
youtube
Labels List Numbered
- ABC
- ajaib
- akik
- aktual
- aljazeera
- android
- Angrybirds
- antenna
- Apes
- artist
- AusAID
- australia
- Banjir
- Bank
- Batu
- bbm
- berita
- bir
- bisnis
- blokir
- Bola
- bridge
- budaya
- cnn
- computer
- Digital
- download
- edukatif
- Film
- font
- foto
- game
- hacking
- haji
- handphone
- health
- hiburan
- hidup
- hot
- humor
- ibu
- Indonesia
- inspirasi
- inspiratif
- internet
- iPad
- jakarta
- jalanan
- Jokowi
- Jujur
- kartini
- Kemdikbud
- Kereta Api
- kesehatan
- kliping
- Komputer
- Konferensi
- Korupsi
- kreatif
- kriminal
- Kuliner
- Kurikulum
- Kurikulum 2013
- lalu lintas
- lawas
- like
- lucu
- matematika
- media
- Memori
- menteri
- minimarket
- mobil
- motogp
- movie
- mts
- Mudik
- Musik
- Narkoba
- narsis
- nasib
- neraka
- news
- Olah raga
- otomotif
- Pahlawan
- pedati
- pemerintah
- pemuda
- pendidikan
- pesantren
- pesawat
- photo
- picture
- pilkada
- Polantas
- polisi
- pondok
- Presiden
- PSSI
- pulsa
- roaming
- rumah
- sawah
- SBMPTN
- sego kucing
- sejarah
- selular
- seni
- Sepak Bola
- setan
- Sholat
- simbol
- slip
- SMA
- smart
- sms
- snmptn 2013
- Solo
- spam
- streaming
- Subsidi
- surakarta
- surga
- Teknologi
- teroris
- TIK
- tilang
- time
- tip trik
- Tokoh
- tradisional
- Transportasi
- Trending Topic
- tutorial
- TV
- ubuntu
- UN
- video
- virus
- wajan
- Walikota
- wawancara
- windows 8
- wisata
- word
- youtube
Random Posts
Social Share
Recent comments
Most Trending
-
Let a new Asia and a new Afrika be born, mari kita lahirkan Asia baru dan Afrika baru. Inilah judul pidato presiden Indonesia pertama Soe...
-
Kliping HU KOMPAS Rabu 12 Desember 2012 Hal 12 Sistem penjurusan dalam jenjang sekolah menengah (SMA/SMK) diwacanakan akan diganti den...
-
This program has been successfully operating since 2002. It involves visits of several weeks duration to Australia by groups of yo...
-
Rapat Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) pada 8 November 2012, yang diunggah sec...
-
Kliping HU Kompas Selasa 11 Desember 2012 Halaman 12 Rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggunakan hasil ujian nasional (UN...












